CIRI
CIRI NEGARA SEDANG
BERKEMBANG
OLEH
1. RIFALDI
2. PUTRI
PATRICIA
3. MUSTIKA
FITRI
4. SRI
NURUL NABILA
5. A. NURUL
IFTITAH
KATA PENGANTAR
Puji syukur tak henti-hentinya kami
panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya
kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada
waktunya yang berjudul “CIRI -CIRI NEGARASEDANG BERKEMBANG”.
Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah
membantu dalam proses pembuatan makalah Pembangunan Ekonomi ini. Kami menyadari bahwa Makalah yang kami susun ini masih jauh dari kata sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua
pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah kami ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan
serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT
senantiasa meridhoi segala usaha kami. Amin…
TANETE , 8 OKTOBER
2017
penyusun
DAFTAR
ISI
Kata pengantar . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . .
Daftrar isi
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
BAB 1 PENDAHULUAN
A. Latar
belakang . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . .
B. Rumusan
masalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
C. Tujuan
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
D. Manfaat
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
BAB II PEMBAHASAN
A. Ciri
ciri Negara sedang berkembang . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . .
B. Pengertian
tekanan penduduk . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . .
C. Kekurangan
capital . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
D. Perdagangan
berorientasi keluar negeri . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . .
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . .
B. saran
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
BAB 1
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Suatu negara dikatakan berkembang salah satunya adalah dengan melihat pada
keberhasilan pembangunan oleh negara yang bersangkutan.Apabila Negara tersebut
belum dapat mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan atau belum dapat
menyeimbangkan percapaian pembangunan yang telah dilakukan.Sedangkan Negara
yang mampu menyeimbangkan percapaian pembangunan yang telah ditetapkan,sehungga
sebagian besar tujuan pembangunan telah dapat
terwujud baik yang bersifat fisik maupun nonfisik maka negara tersebut dapat
disebut sebagai Negara maju.
Negara
berkembang yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang lebih maju
dibandingkan Negara lain yang setingkat dan Negara berkembang memiliki tingkat kesejahteraan atau kualitas hidup taraf sedang atau dalam
perkembangan.Adapun negara yang
tergolong negara berkembang yaitu Asia Tenggara (Kecuali Singapura),
beberapa negara di Amerika Latin, Afrika, beberapa negara di Eropa Timur, di
Asia seperti Indonesia dan lain lain (Kecuali Jepang, Korea Selatan dan
Singapura).
Negara-negara
berkembang pada umumnya sangat bergantung pada perdagangan luar negeri. Hal ini
terlihat pada ekspor barang-barang primer dan impor barang-barang konsumsi
serta mesin-mesin industri. Perekonomian dalam negeri rentan terhadap perubahan
perdagangan
internasional
B.
Rumusan Masalah
1.
Bagaimanakah ciri-ciri negara sedang berkembang?
2.
Apakah yang dimaksud dengan tekanan penduduk?
3.Apakah
yang dimasud dengan kekurangan capital?
4.
Bagaimanakah Konsep ekonomi yang berorientasi orientasi keluar negeri?
C.
Tujuan
1. Untuk
mengetahui ciri ciri Negara sedang berkembang
2. Untuk
mengetahui pengertian tekanan penduduk
3. Untuk
mengetahui masalah kekurangan kapital
4. Untuk
merngetahui Konsep ekonomi yang berorientasi keluar negeri
D.
Manfaat
1. Dapat
mengetahui ciri ciri Negara sedang berkembang
2. Dapat
mengetahui pengertian tekanan penduduk
3. Dapat
mengetahui masalah kekurangan kapital
4. Dapat
mengetahui Konsep ekonomi yang berorientasi orientasi keluar negeri
BAB
II
PEMBAHASAN
Negara Berkembang merupakan negara dengan ekonomi, teknolog i dan taraf hidup yang berkembang.Di negara
berkembang memang sebagian besar penduduk dalam taraf menengah
kebawah, kesenjangan sosial masalah ekonomi dan
korupsi banyak dijumpai, ada juga yang hampir mendekati negara terbelakang (miskin).
A.
Ciri-Ciri
Negara Sedang Berkembang
Negara yang sedang berkembang memiliki
karakter atau ciri sebagai berikut:
1. Tingkat Pertumbuhan Penduduk Tinggi
Tingkat pertambahan penduduk di
negara berkembang umumnya lebih tinggi dua hingga empat kali lipat dari negara
maju. Hal ini disebabkan oleh tingkat pendidikan dan budaya di negara
berkembang yang berbeda dengan di negara maju. Hal tersebut dapat mengakibatkan
banyak masalah di masa depan yang berkaitan dengan makanan, rumah, pekerjaan,
pendidikan, dan lain sebagainya.
2. Tingkat Pengangguran Tinggi
Akibat dari tingginya pertumbuhan
penduduk mengakibatkan persaingan untuk mendapatkan pekerjaan menjadi tinggi.
Jumlah tenaga kerja lebih banyak daripada kesempatan lapangan kerja yang
tersedia dan tungkat pertumbuhan keduanya yang tidak seimbang dari waktu ke
waktu.
3
Kualitas hidup rendah
Jumlah faktor produksi yang terbatas
yang tidak diimbangi dengan jumlah angkatan kerja Mengakibatkan rendahnya
tingkat penghasilan, masyarakat mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan
pokok, pendidikan, kesehatan, dll. Banyak yang kekurangan gizi, tidak bisa baca
tulis, rentan terkena penyakit, dan lain sebagainya.
B. Tekanan Penduduk
Tekanan
penduduk atau kepadatan penduduk adalah
perubahan jumlah penduduk yang disebabkan oleh factor kelahiran
,kematian dan migrasi.perubahan tersebut terjadi secara terus menerus dari
tahun ke tahun akibatnya jumlah penduduk mengalami perubahan secara dinamis.perbandingan
teanan penduduk yaitu dari jumlah
penduduk dibagi dengan luas wilayahnya. Contohnya : Setiap 1 Km2
wilayah dihuni oleh 120 penduduk, jika melebihi batas tersebut menyebabkan
terjadinya ledakan penduduk. Hal ini dapat kita lihat di Indonesia yang laju
pertumbuhan penduduknya meningkat pesat.Adapun Pengertian ledakan Penduduk adalah peningkatan
jumlah penduduk yang terjadi begitu cepat dan secara tiba-tiba di dalam satu
wilayah.
Dampak
kepadatan penduduk yang terjadi di Indonesia yaitu jumlah pengangguran
menjadi meningkat akibat kurangnya lapangan pekerjaan yang memicu peningkatan
angka kemiskinan, hal ini juga menyebabkan banyak penduduk yang mengalami
kelaparan.
Adapun penyebab terjadinya tekanan penduduk yaitu:
1.Angka kelahiran yang lebih tinggi dari angka
kematian
2.Kualitas pendidikan penduduk rendah
3.Pendapatgan perkapita rendah
Adapun beberapa macam kepadatan penduduk, yaitu :
1.
Kepadatan Penduduk Aritmatik
Pengertian Kepadatan Penduduk Aritmatik adalah
rata-rata dari jumlah penduduk yang tinggal di suatu wilayah yang luas wilayahnya
1 Km2.
Rumus kepadatan penduduk aritmatik = Jumlah penduduk
dibagi dengan Luas wilayahnya. Contohnya : 900 jiwa : 3 Km2 = 300/Km2.
Jadi setiap 1 Km2 hanya boleh dihuni oleh 300 jiwa.
2.
Kepadatan Penduduk Agraris
Pengertian
Kepadatan Penduduk Agraris adalah rata-rata dari jumlah penduduk yang bekerja
sebagai petani per setiap satuan luas dari lahan pertanian.
Rumus kepadatan penduduk agraris = Jumlah Petani
dibagi dengan luas lahan pertanian. Contohnya : 300 Petani : 3 Km2
lahan pertanian = 100/Km2. Jadi setiap 1 Km2 lahan
pertanian dapat dikelolah oleh 100 petani.
3.
Kepadatan Penduduk Ekonomis
Pengertian
Kepadatan Ekonomis adalah rata-rata dari jumlah penduduk dengan luas lahan
dalam kapasitas produksinya.
Rumus kepadatan penduduk ekonomi = Jumlah penduduk
dibagi dengan luas lahan produksinya. Contohnya : 400 jiwa : 4 Km2
Lahan produksi = 100/Km2. Jadi setiap 1 Km2 lahan
produksi hanya boleh dikelolah 100 jiwa penduduk saja.
C.
Kekurangan
Kapital
Tingkat akumulasi capital yang
rendah di Negara-negara berkembang biasa diistilahkan lingkaran setan yang
tidak berujung ( vicious circle ). Di Negara berkembang pendapatan relative
rendah dan itu berdampak pada tabungan yang rendah dan konsumsipun ikut rendah
pada tingkat yang substance. Dikarenakan tabungan yang rendah investasipun
berkurang dan berdampak pada produktivitas yang ikut rendah.
Di Negara-negara maju, keinginan
untuk menabung dan investasi berlainan. Sedang di Negara yang kurang maju keinginan untuk
menabung dan investasi saling berpengaruh. Keinginan untuk menabung
dipengaruhi oleh factor psikosogi dan social seperti investasi, pembagian
pendapatan, stabilisasi social, harapan-harapan, kebiasaan-kebiasaan, dsb.
Sehingga kurangnya capital disebabkan oleh kurangnya tabungan karena lebih
banyak digunakan untuk konsumsi.
Selain itu, kurangnya tabungan juga disebabkan
karena adanya international demonstration effect yaitu keinginan untuk meniru
konsumsi di Negara yang telah maju, yang mana pendapatan yang rendah tersebut
digunakan konsumsi. Ragner Nurkse mengemukakan demonstration effect merupakan
penghalang bagi perekonomian. Disisi lain mengatakan konsumsi yang bertambah
kadang-kadang memudahkan perekonomian. Misal jepang, keadaan adatnya yang
menekan konsumsi memungkinkan capital bertambah dengan pesat. Tahun 1860-1928
tingkat konsumsi di jepang sangat rendah. Permintaan hasil industry
barang-barang capital hanya berasal dari sektor pemerintah dan barang – barang
konsumsi yang baru diproduksi diekspor guna memperbesar penerimaan devisa. Jadi
jepang menekan konsumsi untuk ekspor. Tetapi Negara-negara lain seperti
Portugal, yunani, amerika latin kebanyakan perkembangannya didorong oleh
permintaan yang selalu bertambah. Industry-industri baru didirikan untuk
mengimbangi permintaan luar negeri dan dalam negeri. Jadi perkembangan yang
semacam ini didorong oleh permintaan konsumsi dalam negeri. Pada tingkat
selanjutnya, konsumsi agak pada tingkat tertentu sehingga ada kenaikan
investasi.
D. Orientasi
Keluar Negeri
Banyak defenisi yang
diberikan oleh ahli ekonomi (ekonom) tentang perdagangan internasional. Namun
secara umum, perdagangan internasional diartikan
sebagai hubungan tukar-menukar barang atau jasa yang saling menguntungkan antara
suatu negara dan negara lain
Faktor pendorong perdagangan internasional:
Salah satu
factor pendorong perdagangan internasioanal tentu saja karena adanya
manfaat dan keuntungan yang diperoleh masing masing negra yang terlibat di dalamnya.beberapa
manfaat yang dapat diperoleh dari negara negara yang melakukan perdagangan
internasional adalah sbb:
1. Meningkatan kualitas onsumsi melalui
perdagangan internasional penduduk suatu Negara dapat memperoleh dan
mengonsumsinbarang atau jasa yang ualirasnya lebih baik dibandingkan kualitas
barang yang dihasilkan didalam negeri.
2. Mendatangkan devisa jika suatu negara
memproduksi barang atau jasa,kemudian barang atau jasa tersebut diespor ke
negara lain,maka Negara tersebut memperoleh devisa.devisa yang diperoleh
tersebut kemudian dapat digunakan,misalnya untuk mengimpor barang modal dan
konsumsi lainnya.
3. Membuka kesempatan kerja perdagangan
internasional berupa aktivitas ekspor akan membuka kesempatan kerja di suatu
Negara.untuk menghasulkan barang yang diekspor,dibutuhkan tenaga
kerja.bayangkan,jika hasil barang perkebunan seperti karet tidak diekspor tentu
itu akan mengakibatkan orang yang bekerja di sektor perkebunan akan menganggur.
Motif untuk melakukan perdagangan internasional adalah karena adanya
manfaat dari perdagangan yang diperoleh kedua negara.menurut para
ekonomi,penyebab utama dari perdagangan internasional terleta pada sisi
produksi,yaitu suatu Negara bisa menghasilkan barang tertentu secara lebih efesien daripada negara lain.
Beberapa factor yang dapat mendorong terjadinya perdagangan internasional
yaitu:
a. Setiap Negara
tidak dapat memenuhi kebutuhan sendirinya
b. Setiap Negara akan memperoleh keuntungan dari perdagangan internasional
dibandingkan barang yang diproduksi sendiri dalam negeri.
c. Setiap Negara
memiliki perbedaan biaya produksi untuk memproduksi barang tertentu.
d. Setiap Negara
memiliki sumber daya alam yang berbeda
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
1.
Negara
Berkembang merupakan negara dengan ekonomi,
teknologi dan taraf hidup yang berkembang.Di negara berkembang memang
sebagian besar penduduk dalam taraf menengah kebawah, kesenjangan sosial masalah ekonomi
dan korupsi banyak dijumpai, ada juga yang hampir mendekati negara terbelakang (miskin).
2.
Negara yang
sedang berkembang memiliki karakter atau ciri sebagai berikut; Tingkat Pertumbuhan Penduduk Tinggi,
Tingkat Pengangguran Tinggi,dan Kualitas hidup rendah.
kepadatan penduduk yang terjadi di Indonesia yaitu jumlah pengangguran
menjadi meningkat akibat kurangnya lapangan pekerjaan yang memicu peningkatan
angka kemiskinan, hal ini juga menyebabkan banyak penduduk yang mengalami
kelaparan..
3.
Tekanan penduduk atau kepadatan penduduk
adalah perubahan jumlah penduduk yang
disebabkan oleh factor kelahiran ,kematian dan migrasi.perubahan tersebut
terjadi secara terus menerus dari tahun ke tahun akibatnya jumlah penduduk
mengalami perubahan secara dinamis.
4.
Secara umum ,perdagangan internasional
diartikan sebagai hubungan tukar-menukar barang atau jasa yang saling
menguntungkan antara suatu negara dan negara lain.
B.
Saran
Adapun saran kami dalam pembuatan
makalah ini yaitu:
harus adanya
usaha-usaha pengembangan wilayah dan perekonomian dinegara-negara berkembang khususnya Negara Indonesia.pemerintah di Indonesia hendaknya lebih memperhatikan negaranya agar mampu
bersaing dengan Negara-negara maju serta
meningkatkan kesejahteraan rakyat.Kami mengharapkan kedepannya Negara Indonesia tidak hanya menjadi
Negara berkembang tetapi juga dapat
menjadi Negara maju .
DAFTAR PUSTAKA
http://organisasi.org/taxonomy_menu/2/36
http://www.crayonpedia.org/wiki/index.php?(08/10/2017jam
03.25wita)
Title=BSE:Negara
_maju_dan_berkembang_9.1%28BAB_1%29&reditrect=no( 08/10/2017 jam 03.25wita)
isi_16/artikel_1.htm(
09/10/2017jam 03.15wita)

Komentar
Posting Komentar