FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBANGUNAN EKONOMI
KELOMPOK 3
KHUSNUL KHATIMAH
ARSAKINAH SALSABILA HIKMATUL MAUDIA
A.DIAN INDRIANI
PUTRI FARIHA AKMALIA
NUR ALAM
TAHUN AJARAN 2017/2018
KATA PENGANTAR
Puju
syukur kehadirat ALLAH SWT.yang telah melimpahkan segala rahmat dan kasih
sayangnya kepada kita semua sehingga kami dapat menyelesaikan makalah
Faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan,dengan baik.Ucapan terima kasih
jiga kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam menyusun
makalah ini.
Kami
menyadari bahwa makalah yang kami buat ini masih terdapat banyak kekurangn dan
jauh dari kata sempurna.Oleh karena itu,kami memohon maaf atas segala kesalahan
dan kekurangan dari makalah ini.Kami juga mengharapkan kritik dan saran yang
membangun dari pembaca agar dapat kami jadikan pedoman dalam penulisaan makalah
dimasa mendatang.Semoga makalah ini dapat berguna bagi semua.Aamiin.
Penulis
DAFTAR
ISI
KATA PENGANTAR.................................................................................. ………………………i
DAFTAR ISI................................................................................................. ………………………ii
BAB I PENDAHULUAN............................................................................ ………………………1
DAFTAR ISI................................................................................................. ………………………ii
BAB I PENDAHULUAN............................................................................ ………………………1
A.
LATAR
BELAKANG………………………………………………………….1
B.
RUMUSAN
MASALAH.....................................................................................1
C.
TUJUAN
PENULISAN………………………………………………………...1
D.
MANFAAT
PENULISAN……………………………………………………...1
BAB II
PEMBAHASAN………………………………………………………………….….2
A.
KEWIRAUSAHAAN.................................................................................... ……….2
B.
DISTRIBUSI
PENDAPATAN…………………………………………………7
BAB III PENUTUP………………………………………………………………………….10
A.
KESIMPULAN……………………………………………………………...…10
B.
SARAN………………………………………………………………………...10
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………..……11
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Pembangunan ialah perkataan yang digunakan
secara meluas dalam semua media massa di seluruh dunia dan merupakan konsep
yang kerap kali disebut dan dibincangkan oleh semua lapisan masyarakat, sama
ada di Timur maupun di Barat, terutama di kalangan ahli politik, wartawan, dan
ahli sains sosial. Walaupun pembangunan
satu perkataan yang sudah biasa didengar dan diperkatakan oleh banyak orang, tetapi pengertian konsep
pembangunan begitu luas cakupannya. Pengertian pembangunan perlu dihayati
sebelum seseorang itu dapat memahami keseluruhan proses dan teori pembangunan.
Dalam berwirausaha ada beberapa aspek yang
menentukan berhasil tidaknya suatu usaha yang dijalankan.Diantaranya aspek
modal,pengelolaan maupun pemasaran.
Untuk dapat mengetahui tentang prestasi pembangunan dapat dinilai dengan
beberapa cara dan tolak ukur baik dengan pendekatan ekonomi maupun pendekatan
non ekonomi.Penilaian dengan pendekatan ekonomi dapat dilakukan berdasarkan
tinjauan aspek pendapatan maupun aspek non pendapatan.
B. RUMUSAN
MASALAH
1.
Bagaimana
factor kewirausahaan dalam pembangunan ekonomi?
2.
Bagaimana
factor distribusi pendapatan dalam pembangunan ekonomi?
C. TUJUAN
PENULISAN
1.
Untuk
dapat mengetahui factor kewirausahaan dalam pembangunan ekonomi.
2.
Untuk
dapat mengetahui factor distribusi pendapatan dalam pembangunan ekonomi .
D. MANFAAT
PENULISAN
1.
Dapat
mengetahui factor kewirausahaan dalam pembangunan ekonomi.
2.
Dapat
mengetahui factor distribusi pendapatan dalam pembangunan ekonomi.
BAB II
PEMBAHASAN
A. KEWIRAUSAHAAN
Secara
umum kewirausahaan adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru atau
kreatif dan inovatif yang bermanfaat dalam memberikan nilai lebih.
Adapun pengertian kewirausahaan menurut
beberapa para ahli yaitu:
Menurut
“Drs.Joko Untoro.Bahwa kewirausahaan
adalah suatu keberanian untuk melakukan upaya-upaya memenuhi kebutuhan hidup
yang dilakukan oleh seseorang atas dasar kemampuan dengan cara memanfaatkan
segala potensi yang dimiliki untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi
dirinya dan orang lain.” Menurut “J.Leach
RonaldMelicher.Bahwa kewirausahaan adalah sebuah proses dalam merubah ide
menjadi kesempatan komersil dan menciptakan nilai(harga).”
Sedangkan menurut “Bapak Eddi Soegoto.Bahwa kewirausahaan adalah usah kreatif yang dibangun
berdasarkan inovasi untuk menghasilkan sesuatu yang baru.Memilii nilai
tambah,memberi manfaat,menciptakan lapangan kerjadan hasilnya berguna bagi
orang lain.Dari pengertian kewirausahaan yang dikemukakan oleh eberapa ahli
dapat disimpulkan bahwa kewirausahaan adalah suatu usaha yang dilakukan sesuai
dengan potensi yang kita miliki serta bermanfaat bagi orang lain secara
kretif,inovatif,serta menambah nilai tambah.
1. KARAKTERISTIK KEWIRAUSAHAAN SUKSES
Menjadi
wirausahaan tidaklah mudah.Oleh Karena itu,untuk menghadapi saat-saat sulit
dalam berwirausaha atau saatsemangat berwirausaha turun,alangkah baiknya jika
mendengar nasehat wirausahaanyang sukses,yaitu seseorang yang mengkhususkan
diri dalam memikul tanggung jawab dan membuat keputusan berdasarkan
pertimbangan yang mempengaruhi lokasi,bentuk dan penggunaan
barang-barang,sumber daya dan lembaga.
Kewirausahaan
sering disamakan dengan pekerja mandiri atau pemilik perusahaan,dan melibatkan
pembentukan serta penyesuaian rencana dan harapan mengenai masa
dapan.Pembentukan masa depan merupakan proses psikologis yang sering tanpa
disadari oleh informasi atau produk baru,melainkan hanya berupa perubahan dalam
hal bagaiman pelaku pasar berfikir.
Karakteristik yang umumnya dimiliki seorang wirausahaan yaitu:
a.
Inovatif/Inovasi
adalah kemampuan seseorang wirausahawan menemukan solusi.Orientasi
kewirausahaan erat kaitannya dengan karakteristik personal.Toleran atas
ketidakpastian/ambiguitas,toleran atas ketidakpastian berkaitan dengan
kreatifitas personal dan kemampuan menghasilkan lebih banyak gagasan saat curah
pendapat.
b.
Berani
mengambil resiko, Karakteristik seorang wirausahawan lainnya adalah kemauan
menanggung resiko.Seorang wirausahawan dengan perhitungan yang matang berani
menanggung resiko jika perhitungan yang salah.
c.
Keberanian
mengambil resiko,yaitu persepsi seseorang atas kemungkinan memperoleh
keuntungan bila rencananya sukses sebelum ia memikirkan konsekuensinya bila
gagal.Keberanian mengambil resiko membedakan antara wirausahawan,bukan
wirausahawan dan menejer.
d.
Terobsesi
oleh kesempatan,seorang wirausahawan selalu mencari dan dan memanfaatkan setiap
peluang yang ada untuk menciptakan produkatau jasa yang baru atau lebih baik
dariyang sudah ada.Kesempatan dapat muncul karena adanya produk baru seperti
munculnya telephone seluler,computer,dll.
e.
Kretif
berbagai factor,teori kreatifitas dalam pendekatan konvergensi yaitu:
1)
Keterampilan
intelektual.
2)
Kemampuan
melihat masalah dengan cara baru.
3)
Pengetahuan
dasar yang luas dan kaya.
4)
Cara
berfikir yang tepat.
5)
Memiliki
kepribadian seperti berani mengambil resiko dan toleran.
6)
Mempunya
motivasi dan berorientasi pada tugas.
7)
Lingkungan
yang menunjang kratifitas.
f.
Motif
berprestasi,banyak ditemukan pada seorang wirausahawan dari pada seorang
menejer.Motif berprestasi terkait dengan sifat proaktif dan kreatif inovatif.Ada
lagi kebutuhan berafiliasi,yaitu keinginan untuk dekat dengan yang lain untuk
memastikan dirinya diterima.Gaya kewirausahaan dapat dikaitkan dengan
afiliasi,kebalaikan dari keproaktifan.keproaktifan menghendaki orientasi kemasa
depan,sedangka afiliasi lebih memperhatikan status agar dapat menjalin hubungan
dengan yang lain.Lalu ada yang namanya posisi control.Orang dengan posisi
control internal percaya bahwa merek dapat mengontrol segala hal yang terjadi
dalam kehidupannya,sedangkan yang eksternal percaya bahwa segala peristiwa
adalah keberuntungan.Posisi control internal terkait dengan keinginan menjadi
wirausahawan dan mempengaruhi kinerjanya.
g.
Mampu
mengrjakan tugas dengan baik.Wirausahawan harus memiliki kemampuan dan
keterampilan untuk melaksanakan sebuah tugas dengan lebih baik dari pada yang
lainnya.Bakat merupakan modal untuk mencapai suatu keberhasilan,bakat juga
merupakan penyelesaian.Jika kita dapat memenuhi pekerjaan secara penuh berarti
kita berhasil menyelesaikannya.
h.
Kesabaran
dan kesiapan.Memulai usaha apapun selalu beresiko gagal,kesulitan dana dan
lainnya.Agar berhasil diperlukan waktu,kesabaran dan kesiapan dalam menghadapi
kendala-kendala yang datang menghadang.
i.
Tidak
menunggu semua ada.Memulai usaha tidak perlu menunggu semua ada.Yang harus kita
lakukan adalah memanfaatkan yang ada dan melengkapi sambil berjalan.Yang paling
esensial untuk memulaibisnis adalah ide dan gagasan dan bagaimana
mewujudkannya.
j.
Memiliki
hubungan social yang baik.Memulai usaha sering kali perlu bantuan orang lain
seperti keluaraga,teman,bank.Namun sebelum mencari dukungan dari orang lain
kita harus mulai dari diri sendiri.
k.
Menyukai
apa yang kita lakukan.Modal utama menjalani usaha adalah menyenangi usaha yang
kita lakukan.Tanpa minat kita akan mudah menyerang ditengah jalan bila
mengalami berbagai persoalan
l.
Menguasai
ilmu dalam bidang usaha yang dilakukan.Yang dimaksud ilmu adalah segala hal
yang menyangkut usaha yang akan kita lakukan,dengan bermodalkan ilmu
(skill)yang memadai paling tidak usaha yang kita hadapitidak tersendat.Konsumen
cenderung membeli barang dan jasa ditempat pengelolaannya atau penyajiannya
baik.
m.
Memiliki
modal usaha wirausahawan yang akan membuka usaha yang memerlukan modal.Modal
dapat berupa sendiri atau kerja sama dengan orang lan.Selain itu,modal juga
dapat berupa hubungan baik dak kepercayaan.
n.
Amanah
dan jujur.Terakhir wirausahawan harus amanah,jujur dan teliti.Seorang
wirausahawan harus menepati janji,tidak menipu pelanggang,dan tetap memegang
teguh pendirian
2.
KIAT-KIAT
KEBERHASILAN BERWIRAUSAHA
Ada
banyak kunci atau kiat-kiat yang dapat kita lakukan untuk menjalani usaha agar
sukses yaitu:
a.
Pusatkan
diri pada apa yang kita inginkan.Prisip ini merupakan prinsip yang paling
penting.Kita tidak mau gagal dalam berwirausaha,kekurangan pelanggang atau
hasil kerja yang tidak memuaskan.
b.
Atasi
frustasi.Banyak wirausahawan kecil yang memulai usahanya dengan harapan dapat
mengangkat taraf hidupnya.Memang betul tapi juga dapat menyebabkan
masalah.Kuncinya adalah hadapi semua masalah dan cari solusinya,dari pada
menganggapnya sebagai tantangan atau ajakan untuk tumbuh.
c.
Atasi
kebosanan.Hadapilah rasa bosan dengan positif.Sebagian besar wirausahawan
memiliki sifat visioneryang secara konstan muncul dengan gagasan-gagasan yang
brilian dan orang yang memiliki kemampuan yang luar biasa untukberfikir
kreatif.
d.
Setiap
mengambil keputusan ingatlah selalu”bagaiman
keputusan ini memberi nilai tambah bagi kehidupan atau usaha kita???”.Nilai
tambah merupakan bahan dasar yang dapat memberikan kesuksesan keuangan dan
memastikan bahwa usaha yang kita jalankan menawarkan sesuatu yang setiap orang
mencarinya.
e.
Ciptakan
identitas usaha berdasarkan hasil akhir yang kita tetapkandari pada berdasarkan
kondisi kita saat ini.Tidak jarang kita mnetapkan tujuan yang tinggi.Tetapi
jarang menemui kesulitan memahami bagaiman kita mencapainya.
f.
Jauhkan
pikiran-pikiran sempitdalam diri kita seperi takut ditolak,penghargaan
diri(self esteem) yang rendah,dan kurang focus sebab hal-hal tersebut akan
membesar manakala kita bekerja sendiri tanpa seorang atasan yang mengawasi
kita.
g.
Kembangkan
pikiran yang memberdayakan dalam diri kita.Kita dapat menjauhkan diri dari
pikiran-pikiran sempit dalam diri kita.Namun bila tidak menggantikannya dengan
pikiran-pikiran memberdayakan,kita akan kembali kepikiran-pikiran lama.
h.
Ciptakan
sumber penghasil yang beragam.Jangan menyimpan sumber daya kita dalam satu usaha saja,”don’t keep all
their eggs in one basket”.Jika kita seorang pelatih,[ertimbangkan untuk membuat
buku kerja dan produk yang berkaitan dengan penghasilan kita.
i.
Mintalah
bantuan dan nasehat dari mentor dan pelatih.Jika kita ingin membuka
bisnis,bertanyalah dulu seluk beluk bisnis itu pada orang yang telah lama dan
ahli dalam bidang tersebut.
j.
Bangunlah
sebuah hubungan dengan pelanggan kita,Pahamilah dengan siapakita berurusan dan
apa yang mereka butuhkan.
B. DISTRIBUSI PENDAPATAN
Distribusi
pendapatan adalah pembagian penghasilan didalam masyarakat.Dalam proses
produksi,para pemilik faktor produksi akan menerima imbalan seharga factor
produksi yang disumbangkan dalam proses produksi.
1.
KONSEP-KONSEP
DISTRIBUSI PENDAPATAN
Distribusi
pendapatan nasional mencerminkan merata atau tidaknya pembagian hasil
pembangunan suatu Negara dikalangan penduduknya.Tolak ukur untuk menilai
kemerataan distribusi terdapat 3 tolak ukur yang lazim digunakan yaitu:
a.
Kurva
Lorenz
Kurva Lorenz menggambarkan distribusi komulatif pendapatan nasional
dikalangan lapisan-lapisan penduduk,secara komulatif pula.Kurvaa Lorenz yang semakin
dekat ke diagonal(semakin lurus) menyiratkan distribusi pendapatan nasional
yang semakin merata.Sebaliknya jika Kurva Lorenz semakin jauh dari
diagonal(semakin lengkung),maka ia mencerminkan keadaan yang semakin
buruk,distribusi pendapatan nasional semakain timpang atau tidak merata.
b.
Rasio
Gini
Suatu ukuran yang singkat mengenai derajat ketidakmerataan distribusi
pendapatan dalam suatu negara biasa diperoleh dengan menghitung luas daerah
antara garis diagonal(kemerataan sempurna)dengan kurva Lorenz dibandingkan
dengan luas total dan separuh bujur sangkar dimana terdapat kurva Lorenz
tersebut.Indeks/Rasio Gini adalah suatu koefisien yang berkisar dari angka 0
hingga 1,menjelaskan kadar kemerataan (ketimpangan)distribusi pendapatan
nasional.
c.
Kritera
Bank Dunia
Kriteria
ketidakmerataan versi Bank Dunia didasarkan atas porsi pendapatan nasional yang
dinikmati oleh 3 lapisan penduduk,yakni 40% penduduk berpendapatan
terendah(penduduk termiskin),40% penduduk berpendapatan menengah,serta
20%penduduk berpendapatan tertinggi(penduduk terkaya).Kemerataan distribusi
pendapatan nasional bukan semata-mata”pendamping” pertumbuhan ekonomi dalam
minilai keberhasilan pembangunan.Isu kemerataan dan pembangunan hingga kini
masih menjadi debat tak berkesudahan dalam
konteks pembangunan.Kedua hal ini berkaitan dengan dua hal lain yang
juga setara kadar perdebatannya,yaitu efektivitas dan evesiensi.
2.
KETIDAKMERATAAN
DISTRIBUSI PENDAPATAN
Penghapusan
kemiskinandan berkembangnya ketidakmerataan distribusi pendapatan merupakan
inti permasalahan pembangunan.Walaupun titik perhatian utama kita pada
ketidakmerataan distribusi pendapatan dan harta kekayaan(asset)namun hal tersebut
hanyalah merupakan sebagian kecil dari
masalah ketidakmerataan yang lebih luas di NSB.Misalnya ketidakmerataan
kekuasaan,prestise,status,kepuasan kerja,kondisi kerja,tingkat
partisipasi,kebebasan untuk memilih,dan lain-lain.
Pemahaman
yang mendalam akan masalah ketidakmerataan dari kemiskinan ini memberikan dasar
yang baik untuk menganalisis masalah pembangunan yang lebih khusus seperti
pertumbuhan penduduk, pengangguran, pembangunan pedesaan, pendidikan, perdagangan
internasiona dan sebagainya.Sebuah cara yang sederhana untuk mendeteksi masalah
distribusi pendapatan dan kemiskinan adalah dengan menggunakan karangka
kemungkinan produksi. Untukmenggambarkan analisis tersebut, produksi barang
dalam sebuah perekonomian dibagi menjadi 2 macam barang yaitu:
Ø Barang-barang kebutuhan pokok (necessary
goods) seperti makanan pokok,pakaian,perumahan,sederhana,dan sebagainya.
Ø Barang-barang mewah seperti : mobil
mewah,video,tv,pakaian mewah,dsb.
Upaya untuk memerataan pembangunan
danhasl-hasilnya baru tanpak nyata sejak pelita III,manakala strategi
pembangunan secara eksplisit diubah dengan menempatkan pemerataan sebagai aspek
pertama dalm trilogy pembangunan. Semenjak itu dikenal kebijaksanaan 8 jalur
pemerataan, meliputi :
a.
Pemerataan
pemenuhan kebutuhan rakyat banyak
khususnya sandang,pangan, dan papan.
b.
Pemerataan
kesempatan memperoleh pendidikan dan pelayanan.
c.
Pemerataan
pembagian pendapatan.
d.
Pemerataan
kesempatan kerja.
e.
Pemerataan
kesempatan berusaha.
f.
Pemerataan
kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan khususnya bagi generasi muda dan
kaum wanita.
g.
Pemerataan
penyebaran pembangunan diseluruh tanah air .
h.
Pemerataan
kesempatan memperoleh keadila
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
1.
Kewirausahaan
adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru atau kreatif dan
inovatif yang bermanfaat dalam memberikan nilai lebih. Adapun karakteristik kewirausahaan
yaitu inovatif,berani mengambil resiko,terobsesi oleh kesempatan,kretif
berbagai factor,mampu mengerjakan tugas dengan baik,kesabaran dan
kesiapan,tidak menunggu semua ada,memiliki hubungan social yang baik,menyukai
apa yang kita lakukan,menguasai ilmu dalam bidang usaha
yang dilakukan,memiliki modal usaha,amanah dan jujur,serta kiat-kiat dalam
berwirausaha yaitu,terfokus pada tujuan,menghilangkan rasa frustasi dan
kebosanan.
2.
Distribusi
pendapatan adalah pembagian penghasilan didalam masyarakat,adapun konsep distribusi
pendapatan ada 3 yaitu;kurva Lorenz,rasio gini dan kriterian bank dunia’. Dan
ketidakmerataan distribusi pendapatan merupakan inti permasalahan pembangunan
ekonomi.
B. SARAN
Sebagai generasi muda kita harus lebih
kreatif,inovatif,dan bekerja keras.Agar dimasa mendatang kita bisa membuat
suatu usaha yang sukses dan besar serta berguna bagi masyarakat,bangsa dan
negara.
DAFTAR PUSTAKA

Komentar
Posting Komentar